Wednesday, November 16, 2016

Bagi anda yang memilih karyawan sebagai profesi, maka Anda harus mengetahui cara agar cepat mendapat promosi jabatan. Jabatan naik, gaji juga naik. Siapa yang tidak mau? Kecuali Anda sudah punya rencana ganti profesi, maka penting untuk mengetahui cara agar cepat mendapat promosi jabatan.

1. Perhatikan Keseharian Anda di Luar Kantor

Jangan terlalu sering mengeluh di situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook, sebab tidak menutup kemungkinan bos Anda akan membacanya. Tentu saja hal ini akan menjadi kurang baik di mata atasan. Anda akan dicap sebagai orang yang tukang ngeluh.
President of Factor in Talent di sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di Massachusetts, Edith Onderick Harvey juga mengatakan, "Hati-hatilah untuk berbagi cerita soal akhir pekan. Jika tidak, mungkin saja atasan akan melihat Anda kurang profesional dan hal tersebut akan memengaruhi dia menghargai Anda sebagai karyawannya."

2. Sikap Sama Pentingnya dengan Pekerjaan


Perilaku, sikap dan sifat Anda ibarat sama pentingnya dengan pekerjan. Oleh karena itu, bersikaplah sopan dan santun, karena jika bersikap kasar atau tidak menyenangkan, dapat menyulitkan Anda untuk mendapatkan promosi dari atasan.

3. Stop! Takut Berbicara


Jika selama ini Anda merasa tidak pede untuk mengungkapkan pendapat dan tidak berinisiatif, sebaiknya mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Jangan pernah takut untuk membuat diri Anda didengar oleh orang lain, baik itu dengan bos atau teman kerja. Patty Briguglio, President of MMI Public Relations di California Utara mengungkapkan, "Para karyawan yang berharga selalu tidak pernah takut untuk mengambil inisiatif."

4. Jangan Malu Bertanya


Apabila Anda merasa tidak yakin dengan salah satu pekerjaan yang sedang dikerjakan, janganlah ragu untuk bertanya kepada bos secara langsung, atau melalui telepon, sms, maupun e-mail. Cara ini tentunya akan menunjukkan bahwa Anda adalah sosok karyawan yang mempunyai inisiatif sendiri.

5. Miliki Motivasi


Ketika berhasil menyelesaikan sebuah proyek besar bersama tim atau rekan kerja, mengucapkan ucapan selamat pada tim Anda melalui e-mail merupakan hal yang penting. CC juga email tersebut kepada atasan di kantor. Cara tersebut membantu Anda untuk mengirimkan review atau laporan dari proyek yang sudah dikerjakan dengan baik.


6. Beritahu Atasan Tentang Kinerja Kerja Anda


Daniel Debow, pendiri perusahaan Rypple mengatakan bahwa Anda dapat mencoba mengingatkan kepada atasan tentang rincian pekerjaan yang sudah diselesaikan dari beberapa bulan yang lalu. Ini penting agar si atasan bisa mengetahui segala kesuksesan yang sudah diraih oleh Anda.

7. Perhatikan Cara Berbusana


Perhatikanlah cara Anda dalam berbusana, agar atasan menganggap Anda sebagai karyawan yang sopan dan suka menaati peraturan kantor. Hindari pakaian yang terlalu mini dan transparan.

8. Memberi Semangat Kepada Bos


Stefanie Smith, Kepala Konsultan Firma Hukum Stratex mengatakan bahwa jika Anda membuat atasan di kantor merasa lebih baik, maka Anda pun akan menuai hasilnya di kemudian hari. Meskipun bos merupakan atasan di kantor, tetapi mereka juga memerlukan dorongan berupa semangat dari karyawannya. Maka dari itu, pujilah atasan Anda di depan orang lain atas hasil kerjanya.


9. Memberikan Solusi


"Sebagian besar karyawan tentu pernah menciptakan masalah dan berharap bos bisa membantu untuk menyelesaikannya," papar Jennifer Prosek, CEO dari Consulting CJP Communications.
Oleh karena itu, karyawan yang lebih menonjol adalah bagian dari sebuah solusi. "Jika Anda berjuang demi sebuah proyek dan tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya, berikanlah tiga pilihan alternatif kepada atasan. Jika dia menginstruksikan Anda untuk melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda, tentunya dia akan menghargai bahwa Anda berpikir ke depan," tambah Jennifer.

10. Bertanggung Jawab

Jika Anda datang ke kantor terlambat, jangan sampai Anda mencoba untuk menyalahkan orang lain. Ada saatnya seseorang membuat suatu kesalahan yang fatal dalam hal apa pun yang dilakukan. Jadi sebaiknya berusahalah untuk mengakui kesalahan yang dilakukan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan yang memiliki tanggung jawab.

SETIAP tahunnya, akan ada ribuan orang bersaing untuk memperebutkan lapangan kerja yang tersedia di muka bumi. Setidaknya menurut statistik tahun 2007, kurang lebih sebesar 15% penduduk Amerika berganti pekerjaan setahun sekali. Fenomena pergantian pekerjaan itu juga terjadi di negara-negara lain meskipun dengan persentase berbeda. Melihat pada fakta di atas, dipastikan bahwa tentunya tak sedikit orang yang bertanya-tanya mengenai jenis pekerjaan apa yang tepat?
Menjawab, bagaimana agar mereka dapat mencintai pekerjaan tersebut tanpa harus berganti profesi, Alexander Kjerulf, seorang expertise dalam bidang Happiness at Work, yang juga pengarang buku “Happy Hour is 9 to 5”, memaparkan beberapa tips untuk membantu para pencari kerja mendapatkan pekerjaan idamannya. Jadi, sebelum, berkutat dengan seluruh iklan lowongan pekerjaan yang terpampang di media massa, ada baiknya bagi Anda untuk membaca 8 tips di bawah ini:

1. Memutuskan untuk beralih lebih awal daripada kemudian


Putuskan untuk berganti pekerjaan secepatnya, jangan menunda-nunda! Kadang-kadang orang memilih untuk bertahan di tempat yang lama sambil menunggu datangnya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Hal ini seharusnya dihindari. Ketika Anda tidak lagi nyaman dengan pekerjaan dan merasa bahwa itu bukanlah yang terbaik, saat itulah, Anda harus pergi dan mencari tempat pekerjaan baru.
Semakin lama Anda bertahan pada pekerjaan yang menurut Anda buruk, semakin banyak energi dan kepercayaan diri yang terbuang, yang seharusnya dapat Anda pergunakan untuk mencari pekerjaan baru.

2. Luangkan waktu untuk menemukan pekerjaan baru Anda


Berilah waktu pada diri sendiri untuk mencari dan menyeleksi pekerjaan yang tepat. Jangan biarkan tekanan ekonomi, keluarga atau tekanan sosial mempengaruhi pilihan Anda.

3. Fokus pada apa yang Anda suka di tempat kerja, bukan pada apa yang Anda benci


Untuk dapat menyukai suatu pekerjaan, tidak bijak jika Anda hanya berfokus pada absennya hal-hal yang kita benci dalam pekerjaan tersebut. Ada baiknya jika Anda memikirkan kebaikan-kebaikan yang akan Anda dapatkan dari pekerjaan baru tersebut.
Beberapa hal dapat dilakukan untuk menumbuhkan keyakinan Anda akan adanya hal-hal baik yang akan Anda dapatkan dari suatu pekerjaan baru, misalnya :
  • Ingat kembali pada situasi tertentu, dimana saat itu Anda merasa bahagia di tempat kerja.
  • Tanyakan pada diri Anda, apa yang membuat hal tersebut terjadi?
  • Lakukan eksplorasi hal-hal apa saja yang potensif memberikan pengalaman hebat dalam pekerjaan Anda ke depannya.


4. Abaikan gaji


Kebanyakan orang berpikir bahwa semakin besar gaji yang didapatkan seseorang, maka tingkat kebahagiaannya pun lebih besar. Akan tetapi menurut studi yang dilakukan oleh Alan B. Krueger (ahli ekonomi) dan Nobel Laurete (psikolog) menyatakan bahwa orang dengan gaji di atas rata-rata memang memiliki kepuasan hidup yang tinggi, tetapi kebahagian yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang menikmati pekerjaan mereka dari waktu ke waktu.
Orang-orang dengan gaji tinggi tersebut cenderung tidak punya banyak waktu untuk mengisi hari-hari mereka dengan hal-hal yang menyenangkan.


5. Abaikan detail relevan lainnya


Saat mencari pekerjaan baru sebaiknya abaikan detail-detail yang tidak relevan dengan deskripsi pekerjaan. Misalnya saja, titel First Assistant manager, tunjangan mobil, status dan tekanan sosial seperti pendapat keluarga jika Anda memilih suatu pekerjaan.


6. Mintalah apa yang Anda inginkan


Tanyakan pada diri sendiri hal-hal apakah yang dapat membuat Anda menikmati sebuah pekerjaan. Katakan dengan jujur hal-hal tersebut jika ditanya dalam interview. Meskipun seandainya Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan tersebut, sesungguhnya kita telah memposisikan diri untuk mendapat pekerjaan yang tepat.


7. Membuat pekerjaan yang besar


Setelah mendapatkan pekerjaan, selanjutnya Andalah yang berkuasa penuh untuk menjadikan pekerjaan tersebut menjadi luar biasa atau justru sebaliknya.


8. Buatlah diri Anda bebas untuk meninggalkan


Jika memang tidak dapat diperbaiki, yang buruk memang harus ditinggalkan. Jadi jangan ragu-ragu untuk melakukannya.
Jadi, lupakan tentang gaji, titel, status dan tunjangan. Ambilah sebuah pekerjaan berdasarkan satu pertimbangan, “Apakah pekerjaan tersebut akan membuat kita bahagia?” Dan pastikan jawabannya adalah “ya”.

Sumber : Butuh Kerjaa

Mendapatkan jodoh itu tidak semudah membalik telapak tangan. Banyak orang yang sudah bergonta-ganti pacar/pasangan tapi masih belum menemukan jodoh idaman. Apalagi buat yang belum pernah punya pasangan, sadar bung! Jodoh itu tidak datang dengan sendirinya tetapi juga harus dicari, dikejar dan diperjuangkan. Jika saat ini anda sudah mempunyai pacar, belum tentu pacar anda ini adalah jodoh anda dikemudian hari. Berikut ini saya sampaikan beberapa tips mencari jodoh : 


1. Introspeksi diri

Kalau sampai sekarang anda belum mendapatkan jodoh ada baiknya anda intospeksi diri sendiri, kira-kira apa yang kurang pada diri anda. Kekurangan fisik sebenarnya bukanlah masalah asal bisa anda kemas dalam penampilan yang menarik. Penampilan ini merupakan faktor penting dalam mencari jodoh. Mulai perbaikilah penampilan anda dengan berpakaian rapi, merapikan rambut, memakai parfum, deodoran, berolahraga, diet, dll. Tampilkan diri anda dalam kondisi terbaik dan semaksimal mungkin. 


2. Perluas pergaulan

Anda sudah mencari jodoh tapi belum juga mendapatkan yang sesuai kriteria mungkin anda mencarinya dalam lingkup ruang yang terbatas, misalnya anda cuma mencari di sekitar komplek rumah anda. Maka perluaslah area pencarian anda, misalnya mencari ke komplek sebelah, kota lain, provinsi lain, pulau lain, atau bahkan negara lain. Teknologi informasi sudah semakin maju, manfaatkanlah jejaring sosial untuk membantu anda mencari jodoh idaman. Carilah kenalan, teman dan sahabat sebanyak-banyaknya. Mungkin salah satu diantaranya bisa menjadi jodoh anda dikemudian hari. 


3. Open minded

Dalam mencari jodoh anda mungkin menetapkan kriteria tertentu, misalnya jodoh anda itu harus A, harus B, dst. Maka lupakanlah dahulu kriteria ini, perbanyak kenalan anda walaupun tidak termasuk kriteria yang anda inginkan. Mulai bergaul dengan orang-orang yang berbeda dengan pergaulan anda sebelumnya. Sebenarnya jodoh itu tidak harus orang yang segalanya sama dengan anda, ada kalanya anda menepukan jodoh yang segala sesuatunya berbeda dengan anda sehingga dapat saling melengkapi. 


4. Tingkatkan percaya diri

Bagaimana anda ingin dipercaya orang lain kalau anda tidak percaya pada diri anda sendiri? Jangan pernah menyerah dalam mencari jodoh, jika anda menemui suatu hambatan atau kegagalan maka anda harus segera bangkit lagi. Selalu optimis bahwa anda akan menemukan jodoh idaman. Yakinkanlah dia bahwa anda adalah orang terbaik untuk mendampinginya. Buatlah suatu komitmen yang harus anda penuhi. Keberhasilan anda ditentukan oleh niat dan semangat anda sendiri. 


5. Menerima apa adanya

Carilah jodoh yang mau menerima segala kelebihan dan kekurangan anda. Hal ini lebih penting daripada jodoh yang sesuai kriteria anda. Karena jodoh yang sesuai kriteria belum tentu dapat menerima kekurangan anda. Jadi andapun harus memaklumi kekurangannya, karena tidak ada jodoh yang sempurna. Cintailah orang yang juga mencintai anda. Jika anda mencari sosok jodoh yang sempurnya maka saya yakin seumur-hidup-pun anda tidak akan dapat menemukannya.


6. Lupakan masa lalu

Salah satu faktor yang dapat menghalangi anda mendapatkan jodoh adalah masa lalu. Anda mungkin pernah patah hati, dikhianati atau disakiti sehingga anda trauma mencari pasangan lagi. Atau anda malah masih teringat bayang-bayang mantan. Maka anda harus segera melupakannya, anda harus move-on sekarang juga jangan sia-siakan kesempatan kedua anda untuk mendapatkan jodoh karena kesempatan itu belum tentu akan datang lagi. Lihatlah siapa jodoh yang menanti anda di depan, jangan menoleh kebelakang untuk melihat orang yang telah menyia-nyiakan anda.

Sumber: Kompasasiana


Wednesday, November 9, 2016

Anda terkadang merasa takut? Itu wajar, meskipun perasaan itu tak mengenakkan.  Inilah beberapa tips untuk memerangi dan mengatasi rasa takut untuk menjadikannya hal yang positif : 


1. Merangkul tantangan


"Jangan biarkan rasa takut mengalahkan anda. Pandanglah ketakutan sebagai lawan dan buatlah situasi yang kompetitif. Bagaimana untuk bereaksi terhadap rasa takut, sepenuhnya jadi tanggung jawab anda. Gunakan hal itu sebagai kesempatan untuk berbicara pada diri anda secara positif. Setiap kali anda merasa takut, ingatkanlah diri anda bahwa anda mampu melakukannya.

Coba gunakan kata kata seperti "saya tenang," "saya bisa", "saya kuat," "saya mampu hadapi tantangan ke depan ". Catatlah bahwa rasa takut akan hilang.

2. Rasakan Adrenalin


Ketika anda merasa takut, yang kita rasakan adalah adrenalin itu meronta di tubuh. Ini merupakan respons tubuh yang mencoba "bangkit" melawan situasi yang kita takuti itu.

Dengan adrenalin di sistem tubuh anda, anda akan menjadi lebih kuat dan pandai dari yang anda kira. Jangan biarkan rasa takut menjauhinya. Jika anda dapat mengontrolnya dengan melakukan sebuah teknik bernafas sederhana yang anda bisa lakukan, anda akan mendapati seluruh dunia berada dalam genggaman.

3.Rasa takut setara dengan energi, jadi kreatiflah


Coba ingat bahwa rasa takut itu merupakan sebuah perasaan. Dan perasaan merupakan sebuah energi di dalam tubuh yang bisa diubah. Cobalah untuk menghubungkan sesuatu yang positif seperti tugas yang harus diselesaikan, atau sebuah proyek baru yang harus dimulai.

Dengan melakukan itu, anda membuat keputusan mengenai bagaimana anda ingin menggunakan energi itu dan akan sangat mudah beralih terhadap sesuatu yang menakutkan ke dalam sesuatu yang luar biasa.

4. Kenali diri Anda


"Apa yang membuat anda takut? Jika anda merasa takut, gunakan hal itu sebagai sebuah pengecualian untuk mengenali diri anda menjadi lebih baik. Tanya diri anda, apa yang membuat anda takut.

Tanya diri anda, darimana rasa takut itu hadir. Duduklah dan tutup mata anda. Perhatikan di mana anda merasa takut di tubuh anda. Satu latihan yang bisa anda lakukan adalah untuk mengetahui warna dan bentuknya. Bayangkan anda mengubahnya atau menghilangkannya dari tubuh anda. Dan anda akan merasa lebih baik setelah melepaskannya.

5. Atasi dan jadilah lebih kuat


Rasa takut tak hanya akan menghentikan anda jika anda membiarkannya. Jika anda memutuskan untuk "merasakan rasa takut, maka anda tak hanya mendapatkan sesuatu di hidup anda yang direncanakan, tetapi menyadari bahwa anda bertanggung jawab atas emosi.

Sekali kita mencapai kepedulian ini, kita tak bisa berhenti. Sehingga ingatlah, rasa takut adalah teman. Genggamlah dan laluilah. Anda tak akan menyesalinya.

Sumber: Antaranews.com

Memilih pakaian bisa jadi mudah, namun seringkali bikin waktu tersita. Apalagi buat kamu para remaja yang sedang ingin-inginnya tampil modis di hadapan teman-teman dan juga ehm, gebetan kamu. Buat kamu yang sedang bingung bagaimana cara memilih pakaian yang modis untuk remaja, kamu berada di halaman yang tepat karena Izwie akan menampilkan tips-tips praktis seputar fashion.

Pakaian adalah hal penting yang kamu gunakan setiap hari. Memilih pakaian modis untuk sehari-hari akan berpengaruh pada kepercayaan diri dan juga semangatmu dalam menjalani hari-hari. So, jangan sembarangan memilih! Kamu bisa memadu-madankan gaya fashion yang lagi ngetrend untuk jalan-jalan ke mall, pergi ke rumah teman, pergi les, maupun acara khusus seperti pesta.

Apapun keperluannya, setidaknya ada 7 hal yang harus kamu perhatikan. Simak ulasan selengkapnya berikut ini ya, Sob!

1. Jangan Tampil Tua! Pilihlah Pakaian Sesuai Umur


Pilihlah Pakaian Sesuai Umur

Hal pertama yang harus kamu perhatikan untuk tampil modis adalah jangan pernah memakai gaya busana lebih jauh lebih tua dari usiamu karena hal itu sangat tidak sesuai. Pakaian yang terlalu "dewasa" justru akan membuatmu tampil norak.

2. Pilih Warna yang Lagi Ngetren dan Cocok untuk Warna Kulitmu


Setiap tahun ada warna-warna yang trendy dan tentunya akan terlihat bagus dilihat. Pilihlah baju yang warnyanya lagi ngetren, namu jangan lupa untuk memilih yang cocok untuk warna kulitmu.

3. Miliki Pakaian Basic yang Wajib Ada di Lemarimu


T-shirt, blouse, kemeja, jeans, legging, rok, outer/jaket, dan DRESS adalah beberapa item yang harus ada di lemari seorang cewek remaja yang ingin tampil modis setiap hari. Untuk cowok pun juga harus punya beberapa pakaian basic. Biasanya yang utama adalah t-shirt, kemeja, jeans dan jaket.

4. Perhatikan Ukuran. Pakailah yang Fit di Badanmu


Memilih pakaian yang modis bukan hanya perkara model saja. Ukuran baju juga sangat penting untuk diperhatikan supaya kamu tidak memakai pakaian yang terlalu sempit maupun terlalu longgar. Pilihlah yang fit di badanmu.

5. Beberapa Outer ini Wajib Kamu Punyai


Jacket, cardigan, sweater, blazer dan coat/mantel adalah outer yang wajib kamu miliki. Sesuaikan dengan iklim kamu tinggal dan cuaca saat kamu memakainya ya. Biasanya, musim hujan begini outer seperti sweater, dan coat akan terpakai, Sob!

6. Gunakan Sepatu yang Cocok Sesuai Gaya Busanamu


Sepatu adalah penunjang penampilan yang tak kalah penting dari outfit yang kamu kenakan. Gunakanlah sepatu sesuai dengan style berpakaianmu. Jangan sampai salah, supaya mix and match kamu sempurna.

7. Percaya Diri dengan Style-mu Sendiri


Sulit untuk tampil pede dengan gaya busana yang sudah kamu pilih. Pasti ada rasa tidak percaya diri, merasa minder dengan penampilanmu sendiri. Jangan takut, Sob! Style yang unik tidak selalu jelek, bahkan siapa tahu bisa jadi trendsetter. Yang penting, uniknya jangan kebangetan ya. Nanti jatuhnya malah aneh.

Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu ketahui dalam memilih pakaian yang modis. Jadikan hari-harimu makin berkesan dengan pemilihan pakaian yang keren dan sesuai dengan umurmu. Selamat mencoba ya!

Sumber: Izwie.com

Know us

Our Team

Contact us

Name

Email *

Message *